Langsung ke konten utama

Layanan pelanggan

Panduan BotFather: cara membuat bot Telegram dan mendapatkan tokennya

BotFather adalah bot resmi Telegram untuk membuat dan mengelola bot. Berikut setiap langkah dari /newbot sampai token yang siap dipakai, pengaturan bot untuk bisnis, apa yang harus dilakukan jika token bocor, dan cara menghubungkan bot ke inbox tim.

Tim MonoChat Diperbarui: 3 menit baca

Di halaman ini
  1. Langkah 1: buat bot dengan /newbot
  2. Langkah 2: simpan token dengan aman
  3. Langkah 3: siapkan profil yang dilihat pelanggan
  4. Langkah 4: sebarkan link bot
  5. Langkah 5: hubungkan bot ke MonoChat
  6. Kesalahan yang sering terjadi
  7. Sumber

BotFather (@BotFather) adalah bot resmi Telegram untuk membuat dan mengelola bot. Anda mengirim /newbot, memilih nama dan username, lalu BotFather membalas dengan token bot Anda: kunci yang membuat software seperti MonoChat bisa menerima dan mengirim pesan sebagai bot Anda. Prosesnya sekitar dua menit; detail di bawah inilah yang menjaga bot tetap aman dan berjalan lancar.

Langkah 1: buat bot dengan /newbot

  1. Di Telegram, cari @BotFather dan buka akun yang memiliki centang biru verifikasi.
  2. Kirim /newbot.
  3. Kirim nama yang dilihat pelanggan di chat, misalnya “Klinik Gigi Senopati”. Nama ini bisa diganti nanti dengan /setname.
  4. Kirim username: 5–32 karakter, huruf Latin, angka dan garis bawah, diakhiri “bot”, misalnya klinikgigisenopati_bot atau KlinikGigiSenopatiBot. Huruf besar-kecil tidak berpengaruh dan username tidak bisa diganti nanti, jadi pilih seperti Anda memilih nama domain.
  5. BotFather mengirim konfirmasi berisi link bot (t.me/klinikgigisenopati_bot) dan token dengan format seperti 110201543:AAHdqTcvCH1vGWJxfSeofSAs0K5PALDsaw.

Jika username sudah dipakai, coba variasi dengan nama kota atau garis bawah; username bersifat unik di seluruh Telegram.

Langkah 2: simpan token dengan aman

Token adalah kata sandi bot. Siapa pun yang memegangnya bisa membaca pesan yang masuk ke bot dan mengirim pesan atas nama bot.

  • Simpan di password manager, bukan di chat, email atau dokumen bersama.
  • Tempelkan hanya di aplikasi yang menjalankan bot.
  • Jika bocor, atau pernah dipegang mantan karyawan atau agensi, kirim /token ke BotFather untuk membuat token baru lalu perbarui aplikasinya.
  • Untuk melihat daftar bot dan pengaturannya, kirim /mybots kapan saja.

Langkah 3: siapkan profil yang dilihat pelanggan

Perintah BotFather berikut menentukan apa yang dilihat pelanggan sebelum pesan pertama:

PerintahYang diaturTips untuk bot bisnis
/setuserpicFoto profilLogo Anda, persegi dan tetap terbaca dalam ukuran kecil
/setdescriptionTeks di bawah “Apa yang bisa dilakukan bot ini?” (maks. 512 karakter)Apa yang bisa ditanyakan dan kapan CS manusia membalas
/setabouttextBaris di profil dan link yang dibagikan (maks. 120 karakter)Satu kalimat dan jam operasional
/setcommandsMenu yang muncul saat mengetik ”/“/start, /help dan dua-tiga perintah sendiri seperti /pesan atau /jadwal
/setprivacyPesan grup mana yang diterima botBiarkan privasi aktif jika bot tidak perlu membaca semuanya
/setjoingroupsApakah bot boleh ditambahkan ke grupMatikan untuk bot CS satu lawan satu

Bot tidak bisa memulai percakapan: seseorang harus membukanya dan mengetuk Mulai lebih dulu, atau menambahkannya ke grup. Karena itu link adalah saluran pertumbuhan Anda:

  • Pasang t.me/<username> di website, invoice, kemasan paket dan bio media sosial, atau tampilkan sebagai kode QR di kasir.
  • Tambahkan parameter untuk tahu asal pengunjung: t.me/klinikgigisenopati_bot?start=instagram sampai ke bot sebagai /start instagram. Boleh huruf, angka, _ dan -, maksimal 64 karakter.

Langkah 5: hubungkan bot ke MonoChat

MonoChat menghubungkan bot Anda dengan token, tanpa coding:

  1. Di MonoChat, buka Pengaturan › Obrolan › Saluran lalu klik Hubungkan.
  2. Pilih Telegram Bot.
  3. Tempelkan token dari BotFather di kolom Kunci Bot Telegram, lalu klik Simpan.

Pesan ke bot Anda kini masuk ke inbox tim, bersama WhatsApp, Instagram dan saluran lainnya. Dari sana Anda bisa memasang asisten AI yang menjawab dari konten Anda sendiri, meneruskan chat ke tim, dan mengirim broadcast Telegram ke semua orang yang sudah memulai bot.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Satu bot di dua aplikasi. Bot menerima update lewat webhook atau polling, tidak keduanya; aplikasi kedua diam-diam “mengambil” pesan dari aplikasi pertama. Satu bot untuk satu aplikasi.
  • Menghapus, bukan mengganti nama. /deletebot menghapus bot, melepaskan username-nya dan tidak bisa dibatalkan. Untuk rebranding, ganti saja nama dan fotonya.
  • Menyerahkan bot ke agensi selamanya. Transfer (/mybots › bot Anda › Transfer ownership) hanya bisa ke orang yang sudah pernah memakai bot, dan bersifat permanen. Simpan bot di akun perusahaan.
  • Mengirim terlalu cepat. Telegram meminta bot tidak mengirim lebih dari sekitar satu pesan per detik dalam satu chat, 20 per menit di grup, dan sekitar 30 per detik untuk pengiriman massal.

Panduan Telegram untuk bisnis kami membandingkan bot dengan akun Business, channel dan grup.

Anda bisa mulai gratis di app.monochat.ai.

Sumber

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Di mana token bot Telegram saya?

BotFather mengirimkannya di pesan konfirmasi saat bot dibuat. Jika hilang atau Anda curiga orang lain memilikinya, kirim /token ke BotFather untuk membuat token baru, lalu tempelkan di aplikasi yang menjalankan bot Anda.

Apakah BotFather gratis?

Ya. Membuat dan mengelola bot lewat BotFather tidak dipungut biaya, dan bot bisa mengirim pesan gratis ke orang yang sudah memulainya. Yang berbayar hanya paid broadcast di atas sekitar 30 pesan per detik, dibayar dengan Telegram Stars.

Bisakah username bot diganti nanti?

Tidak. Username yang berakhiran "bot" terkunci sejak BotFather membuat bot. Nama tampilan, deskripsi, teks tentang dan foto profil bisa diubah kapan saja.

Apa yang terjadi jika orang lain mendapatkan token bot saya?

Orang itu bisa mengendalikan bot: membaca pesan yang masuk dan mengirim pesan atas nama bot. Segera kirim /token ke BotFather untuk membuat token baru dan ganti token di setiap aplikasi yang memakai bot.

Kenapa bot berhenti membalas setelah dihubungkan ke aplikasi kedua?

Bot menerima pesan lewat satu webhook atau lewat polling, tidak keduanya. Saat aplikasi kedua memasang webhook-nya sendiri, aplikasi pertama tidak lagi menerima pesan. Hubungkan setiap bot ke satu aplikasi saja, dan buat bot kedua untuk uji coba.

Bulan pertama Growth gratis dari kami

Kelola WhatsApp, Instagram, dan Messenger dari satu inbox

Mulai gratis dengan MonoChat: inbox tim bersama, asisten AI, template, dan kampanye di API resmi Meta.

Satu kode per bisnis • 30 hari untuk menukarkan • Tanpa kartu kredit

$150 untuk memulai.

Klaim