Layanan pelanggan
Panduan BotFather: cara membuat bot Telegram dan mendapatkan tokennya
BotFather adalah bot resmi Telegram untuk membuat dan mengelola bot. Berikut setiap langkah dari /newbot sampai token yang siap dipakai, pengaturan bot untuk bisnis, apa yang harus dilakukan jika token bocor, dan cara menghubungkan bot ke inbox tim.
Tim MonoChat Diperbarui: 3 menit baca
Di halaman ini
BotFather (@BotFather) adalah bot resmi Telegram untuk membuat dan mengelola bot. Anda mengirim /newbot, memilih nama dan username, lalu BotFather membalas dengan token bot Anda: kunci yang membuat software seperti MonoChat bisa menerima dan mengirim pesan sebagai bot Anda. Prosesnya sekitar dua menit; detail di bawah inilah yang menjaga bot tetap aman dan berjalan lancar.
Langkah 1: buat bot dengan /newbot
- Di Telegram, cari @BotFather dan buka akun yang memiliki centang biru verifikasi.
- Kirim
/newbot. - Kirim nama yang dilihat pelanggan di chat, misalnya “Klinik Gigi Senopati”. Nama ini bisa diganti nanti dengan
/setname. - Kirim username: 5–32 karakter, huruf Latin, angka dan garis bawah, diakhiri “bot”, misalnya
klinikgigisenopati_botatauKlinikGigiSenopatiBot. Huruf besar-kecil tidak berpengaruh dan username tidak bisa diganti nanti, jadi pilih seperti Anda memilih nama domain. - BotFather mengirim konfirmasi berisi link bot (
t.me/klinikgigisenopati_bot) dan token dengan format seperti110201543:AAHdqTcvCH1vGWJxfSeofSAs0K5PALDsaw.
Jika username sudah dipakai, coba variasi dengan nama kota atau garis bawah; username bersifat unik di seluruh Telegram.
Langkah 2: simpan token dengan aman
Token adalah kata sandi bot. Siapa pun yang memegangnya bisa membaca pesan yang masuk ke bot dan mengirim pesan atas nama bot.
- Simpan di password manager, bukan di chat, email atau dokumen bersama.
- Tempelkan hanya di aplikasi yang menjalankan bot.
- Jika bocor, atau pernah dipegang mantan karyawan atau agensi, kirim
/tokenke BotFather untuk membuat token baru lalu perbarui aplikasinya. - Untuk melihat daftar bot dan pengaturannya, kirim
/mybotskapan saja.
Langkah 3: siapkan profil yang dilihat pelanggan
Perintah BotFather berikut menentukan apa yang dilihat pelanggan sebelum pesan pertama:
| Perintah | Yang diatur | Tips untuk bot bisnis |
|---|---|---|
/setuserpic | Foto profil | Logo Anda, persegi dan tetap terbaca dalam ukuran kecil |
/setdescription | Teks di bawah “Apa yang bisa dilakukan bot ini?” (maks. 512 karakter) | Apa yang bisa ditanyakan dan kapan CS manusia membalas |
/setabouttext | Baris di profil dan link yang dibagikan (maks. 120 karakter) | Satu kalimat dan jam operasional |
/setcommands | Menu yang muncul saat mengetik ”/“ | /start, /help dan dua-tiga perintah sendiri seperti /pesan atau /jadwal |
/setprivacy | Pesan grup mana yang diterima bot | Biarkan privasi aktif jika bot tidak perlu membaca semuanya |
/setjoingroups | Apakah bot boleh ditambahkan ke grup | Matikan untuk bot CS satu lawan satu |
Langkah 4: sebarkan link bot
Bot tidak bisa memulai percakapan: seseorang harus membukanya dan mengetuk Mulai lebih dulu, atau menambahkannya ke grup. Karena itu link adalah saluran pertumbuhan Anda:
- Pasang
t.me/<username>di website, invoice, kemasan paket dan bio media sosial, atau tampilkan sebagai kode QR di kasir. - Tambahkan parameter untuk tahu asal pengunjung:
t.me/klinikgigisenopati_bot?start=instagramsampai ke bot sebagai/start instagram. Boleh huruf, angka,_dan-, maksimal 64 karakter.
Langkah 5: hubungkan bot ke MonoChat
MonoChat menghubungkan bot Anda dengan token, tanpa coding:
- Di MonoChat, buka Pengaturan › Obrolan › Saluran lalu klik Hubungkan.
- Pilih Telegram Bot.
- Tempelkan token dari BotFather di kolom Kunci Bot Telegram, lalu klik Simpan.
Pesan ke bot Anda kini masuk ke inbox tim, bersama WhatsApp, Instagram dan saluran lainnya. Dari sana Anda bisa memasang asisten AI yang menjawab dari konten Anda sendiri, meneruskan chat ke tim, dan mengirim broadcast Telegram ke semua orang yang sudah memulai bot.
Kesalahan yang sering terjadi
- Satu bot di dua aplikasi. Bot menerima update lewat webhook atau polling, tidak keduanya; aplikasi kedua diam-diam “mengambil” pesan dari aplikasi pertama. Satu bot untuk satu aplikasi.
- Menghapus, bukan mengganti nama.
/deletebotmenghapus bot, melepaskan username-nya dan tidak bisa dibatalkan. Untuk rebranding, ganti saja nama dan fotonya. - Menyerahkan bot ke agensi selamanya. Transfer (
/mybots› bot Anda › Transfer ownership) hanya bisa ke orang yang sudah pernah memakai bot, dan bersifat permanen. Simpan bot di akun perusahaan. - Mengirim terlalu cepat. Telegram meminta bot tidak mengirim lebih dari sekitar satu pesan per detik dalam satu chat, 20 per menit di grup, dan sekitar 30 per detik untuk pengiriman massal.
Panduan Telegram untuk bisnis kami membandingkan bot dengan akun Business, channel dan grup.
Anda bisa mulai gratis di app.monochat.ai.
Sumber
Terapkan dengan MonoChat