Layanan pelanggan
Tombol Bot Telegram: Reply Keyboard, Tombol Inline, dan Minta Nomor HP atau Lokasi dengan Satu Ketukan
Bot Telegram punya dua jenis tombol, dan cara kerjanya sangat berbeda. Reply keyboard mengirim teks dan bisa meminta nomor HP atau lokasi; tombol inline menempel di bawah pesan dan membuka link atau menjalankan aksi. Berikut kapan memakai masing-masing dan cara mengaturnya di MonoChat.
Tim MonoChat Diperbarui: 7 menit baca
Di halaman ini
Tombol menentukan apakah bot Telegram terasa seperti CS yang sigap atau seperti formulir. Pelanggan yang bisa mengetuk “Lacak pesanan” atau “Bagikan nomor saya” menjawab dalam sedetik. Pelanggan yang harus mengetik nomor pesanan, nomor HP dengan format benar, atau alamat lengkap sering berhenti di tengah jalan.
Telegram memberi bot dua jenis tombol yang sangat berbeda, dan mencampuradukkan keduanya adalah penyebab paling umum bot terasa kaku. Panduan ini menjelaskan reply keyboard dan tombol inline, cara meminta nomor HP atau lokasi dengan satu ketukan, dan cara membangun semuanya di MonoChat. Telegram menyebut penggunanya lebih dari 1 miliar pengguna aktif, jadi bot Anda sering menjadi tempat pertama pelanggan bertemu bisnis Anda.
Dua jenis tombol sekilas
| Reply keyboard | Inline keyboard | |
|---|---|---|
| Muncul di mana | Menggantikan keyboard pelanggan, di bawah kotak pesan | Di bawah satu pesan tertentu |
| Apa yang terjadi saat diketuk | Teks tombol terkirim ke chat, seolah diketik | Data tersembunyi dikirim ke bot, link atau Mini App terbuka; tidak ada yang muncul di chat |
| Bisa meminta nomor HP atau lokasi | Ya (request_contact, request_location), di chat pribadi | Tidak |
| Setelah diketuk | Bisa tersembunyi sendiri (one_time_keyboard) | Tetap di bawah pesan |
| Cocok untuk | Jawaban yang perlu terlihat di chat: menu, Ya/Tidak, berbagi kontak atau lokasi | Aksi pada pesan: link, konfirmasi/batal, memilih dari kartu |
Di Bot API keduanya bernama ReplyKeyboardMarkup dengan objek KeyboardButton, dan InlineKeyboardMarkup dengan objek InlineKeyboardButton. Panduan bot dari Telegram merangkum bedanya: tidak seperti reply keyboard, menekan tombol inline tidak mengirim pesan ke chat.
Reply keyboard: jawaban seolah diketik pelanggan
Reply keyboard menukar keyboard huruf pelanggan dengan kotak-kotak tombol Anda. Saat pelanggan mengetuk “Jam buka”, teks “Jam buka” muncul di chat dari pelanggan, dan bot membacanya seperti pesan biasa. Karena itu cocok untuk menu dan jawaban singkat: riwayat chat tetap jelas, dan agen yang membuka chat belakangan melihat persis apa yang dipilih pelanggan.
Beberapa opsi mengatur perilakunya:
resize_keyboardmembuat tinggi keyboard menyesuaikan jumlah tombol. Tanpa ini, dua tombol pun memenuhi tinggi satu keyboard penuh.one_time_keyboardmenyembunyikan keyboard setelah dipakai. Masih bisa dibuka lewat ikon di kolom ketik, tetapi pelanggan kembali ke huruf.input_field_placeholdermenampilkan petunjuk 1–64 karakter di kotak pesan, misalnya “Pilih salah satu”.is_persistentmembuat tombol tetap tampil meski keyboard biasa disembunyikan.
Karena ketukan mengirim teks biasa, label tombol sekaligus menjadi kunci routing Anda. Buat singkat, unik, dan tetap: kalau “Lacak pesanan” diganti “Paket saya di mana?”, perbarui juga kondisi di alur yang menunggu teks itu.
Meminta nomor HP dengan “Bagikan kontak”
Bot Telegram tidak pernah melihat nomor HP pelanggan dengan sendirinya. Satu-satunya cara adalah memintanya: tombol keyboard dengan request_contact bernilai true. Saat pelanggan mengetuknya, Telegram mengirim nomornya ke bot sebagai kontak. Bot API menegaskan ini hanya berfungsi di chat pribadi.
Ini jauh lebih andal daripada “silakan ketik nomor HP Anda”: tidak ada kode +62 yang terlupa, tidak ada spasi di tempat aneh, dan nomornya adalah nomor yang terdaftar di akun Telegram pelanggan. Langkah pertama yang wajar ketika Anda perlu mencocokkan pelanggan dengan pesanan, booking, atau data CRM.
Dua kebiasaan membuat pelanggan lebih mau mengetuk:
- Jelaskan alasannya. “Bagikan nomor Anda agar kami bisa menemukan pesanan Bapak/Ibu” lebih efektif daripada tombol kosong. Nomor HP adalah data pribadi menurut UU PDP (UU 27/2022), jadi menyebutkan tujuannya memang semestinya.
- Sediakan jalan lain. Ada pelanggan yang tidak mau berbagi nomor. Terima juga nomor pesanan atau email, atau alihkan chat ke agen.
Meminta lokasi
request_location bekerja dengan cara yang sama: satu ketukan mengirim lokasi pelanggan saat ini sebagai pesan lokasi. Cocok untuk alamat pengiriman, cabang terdekat, mengirim teknisi, atau mengecek apakah alamat masuk area layanan Anda. Ini juga hanya di chat pribadi, dan pelanggan yang memutuskan.
Tombol inline: aksi di bawah pesan
Tombol inline milik satu pesan, jadi masuk akal saat pilihannya terkait pesan tersebut: “Konfirmasi” dan “Ubah jadwal” di bawah ringkasan booking, “Lihat menu” di bawah sapaan restoran, “Bayar via QRIS” di bawah tagihan. Tiga jenis yang paling sering dipakai bisnis:
- Tombol callback mengirim data hingga 64 byte (
callback_data) ke bot. Tidak ada yang muncul di chat; bot yang menentukan langkah berikutnya. - Tombol URL membuka halaman web, misalnya daftar harga atau halaman lacak paket JNE.
- Tombol Web App membuka Mini App di dalam Telegram, misalnya formulir booking atau katalog.
Satu detail sangat menentukan kesan. Setelah tombol callback diketuk, Telegram menampilkan indikator progres sampai bot memanggil answerCallbackQuery, dan Telegram meminta bot melakukannya walaupun tidak ada yang perlu ditampilkan. Bot yang melewatkan langkah ini membuat tombol terus “loading”, dan pelanggan mengetuk berkali-kali.
Catatan soal akun Telegram Business. Jika Anda menghubungkan bot ke akun Telegram Business agar membalas di chat pribadi Anda, Telegram tidak mendukung reply keyboard maupun tombol Web App pada pesan yang dikirim atas nama akun itu. Keduanya berfungsi di chat dengan bot itu sendiri, dan begitulah bot yang terhubung lewat token BotFather, seperti di MonoChat, berbicara dengan pelanggan.
Mana yang dipakai kapan
| Situasi | Gunakan |
|---|---|
| Menu utama: “Harga”, “Jam buka”, “Bicara dengan CS” | Reply keyboard (balasan cepat) |
| Ya/Tidak, rating, memilih jam | Reply keyboard yang hilang setelah satu ketukan |
| Mendapatkan nomor HP pelanggan | Tombol bagikan kontak |
| Alamat kirim atau cabang terdekat | Tombol kirim lokasi |
| Konfirmasi atau batalkan booking di pesan ini | Tombol inline callback |
| Membuka situs, pelacakan, atau halaman pembayaran | Tombol inline URL |
| Formulir atau katalog di dalam Telegram | Tombol inline Web App |
Aturan sederhananya: jika jawaban perlu terlihat di percakapan, pakai reply keyboard. Jika tombol bertindak atas sebuah pesan atau membawa keluar dari Telegram, pakai tombol inline.
Cara membuat tombol Telegram di MonoChat
MonoChat menghubungkan bot Telegram Anda dengan token BotFather (lihat cara membuat bot dan mendapatkan token). Sejak versi 3.8.41 (1 November 2026), MonoChat mengirim balasan cepat, permintaan lokasi, dan permintaan info kontak sebagai tombol reply keyboard Telegram, menampilkan header gambar, video, atau dokumen pada pesan tombol, menjawab setiap ketukan sehingga tombol tidak lagi terus loading, dan dapat menampilkan indikator mengetik.
1. Balasan cepat (reply keyboard). Di alur, tambahkan node Kirim Pesan (atau buat salah satu Pesan Singkat Anda) dan pilih tipe Teks. Tulis teksnya, aktifkan Balasan Cepat, lalu di bagian Tombol klik Tambah untuk setiap tombol. Atur Tipe ke text dan tulis label tombol untuk setiap bahasa yang Anda layani. Telegram menampilkan tombol di bawah kotak pesan, dua per baris, dengan ukuran pas. Pesan gambar, video, dan dokumen juga bisa membawa balasan cepat.
2. Minta nomor HP. Pilih tipe Permintaan Info Kontak dan tulis pesannya, misalnya “Agar kami bisa menemukan pesanan Anda, silakan bagikan nomor HP Anda.” Telegram menampilkan tombol Bagikan info kontak dalam bahasa pelanggan. Tombol hilang setelah satu ketukan, dan nomor masuk ke chat sebagai kontak. Balasan cepat bertipe user-phone-number melakukan hal yang sama di dalam menu.
3. Minta lokasi. Pilih tipe Permintaan Lokasi. Pelanggan melihat tombol Kirim lokasi, dan lokasinya masuk sebagai pesan lokasi.
4. Tombol inline. Pilih tipe Tombol. Pilih Tipe Header jika ingin gambar, video, atau dokumen di atas, tulis isi pesan (maksimal 1.024 karakter), lalu tambahkan tombol: postback untuk callback, web-url untuk link, dan app-url untuk Mini App. Label tombol maksimal 20 karakter. Ketukan pada postback masuk ke chat sebagai Balasan Tombol.
5. Arahkan sesuai jawaban. Mulai alur bot dengan event Pesan Baru Diterima dan aktifkan Bot?. Setelah pertanyaan, tambahkan node Jika dengan kondisi Teks Pesan untuk label balasan cepat, atau Tipe Pesan untuk membedakan kontak atau lokasi yang dibagikan dari teks yang diketik. Pelanggan yang memilih “Bicara dengan CS” diarahkan ke node Tugaskan Sesi.
6. Tunjukkan bahwa Anda sedang mengetik. Di pengaturan kanal, aktifkan Aktifkan indikator mengetik. Pelanggan akan melihat “sedang mengetik” saat agen menulis di kotak pesan dan saat node AI di alur menyiapkan jawabannya; saat gambar atau dokumen diunggah, Telegram menunjukkan bahwa foto atau file sedang dikirim.
Setiap chat, ketukan tombol, dan kontak yang dibagikan masuk ke inbox tim yang sama dengan percakapan WhatsApp, Instagram, dan Messenger Anda, sehingga agen yang mengambil alih bisa melihat apa yang diketuk pelanggan.
Contoh: bot pesan-antar apotek
Pelanggan: /start Bot: Selamat datang di Apotek Sehat Kemang, Jakarta. Ada yang bisa kami bantu, Bapak/Ibu? (tombol: Pesan antar · Jam buka · Tanya apoteker) Pelanggan: Pesan antar Bot: Mohon bagikan nomor Bapak/Ibu agar kami bisa menemukan resepnya. (tombol: Bagikan info kontak) Pelanggan: (membagikan kontak) Bot: Terima kasih. Dikirim ke mana? (tombol: Kirim lokasi) Pelanggan: (membagikan lokasi) Bot: Kami bisa antar hari ini pukul 16.00–18.00. (tombol inline: Konfirmasi · Ubah jam)
Tiga reply keyboard mengumpulkan jawaban di chat, dan satu inline keyboard meminta konfirmasi ringkasan. “Tanya apoteker” langsung diteruskan ke manusia.
Kesalahan yang perlu dihindari
- Terlalu banyak tombol. Dua sampai enam pilihan per keyboard mudah dibaca di HP. Menu yang panjang sebaiknya dipindah ke Mini App atau langkah kedua.
- Langsung minta nomor HP. Minta setelah pelanggan tahu untuk apa.
- Keyboard tidak pernah hilang. Pelanggan mengira tidak bisa mengetik. Pakai keyboard sekali pakai untuk pertanyaan sekali jawab.
- Tombol tanpa respons. Setiap ketukan perlu jawaban, walau hanya “Baik, mohon tunggu sebentar”.
- Tidak ada jalan ke manusia. Selalu sediakan “Bicara dengan CS”. Panduan kami tentang Telegram untuk bisnis membahas pengalihan dan jam layanan.
Jika Anda juga memakai WhatsApp, prinsipnya sama dengan batasan berbeda: lihat panduan pesan interaktif WhatsApp. Untuk menambahkan jawaban AI di sela tombol, baca cara membuat bot AI Telegram.
Mulai gratis di app.monochat.ai dan hubungkan bot Telegram Anda dalam beberapa menit.
Sumber
- Telegram Bot API: ReplyKeyboardMarkup, KeyboardButton, InlineKeyboardButton, answerCallbackQuery, sendChatAction (Bot API 10.3) (dibuka 2 November 2026)
- Telegram: fitur bot, keyboard (dibuka 2 November 2026)
- FAQ Telegram: lebih dari 1 miliar pengguna aktif (dibuka 2 November 2026)
- Pusat bantuan MonoChat: tipe pesan, balasan cepat, permintaan, dan indikator mengetik di Telegram (dibuka 2 November 2026)
- Changelog MonoChat 3.8.41 (dibuka 2 November 2026)
Terapkan dengan MonoChat