Layanan pelanggan
Membuat bot WhatsApp yang menjawab "pesanan saya sudah sampai mana?"
"Paket saya sudah sampai mana?" adalah pertanyaan yang dijawab toko online sepanjang hari. Bot WhatsApp bisa mencari pesanan di sistem Anda dan membalas status serta nomor resi dalam hitungan detik, lalu meneruskan kasus sulit ke tim CS. Berikut cara merancang dan membuatnya tanpa menulis server.
Tim MonoChat Diperbarui: 4 menit baca
Di halaman ini
Bot WhatsApp cek status pesanan menanyakan nomor pesanan atau mengenali pelanggan dari nomor teleponnya, mengecek pesanan di toko online atau ERP Anda, lalu membalas dengan status, perkiraan tiba, dan link resi. Jika pesanan terlambat, hilang, atau pengecekan gagal, percakapan diteruskan ke agen CS lengkap dengan konteksnya. Bot yang dibuat dengan benar menjawab pertanyaan paling umum setelah pembelian dalam hitungan detik, kapan pun, sehingga tim Anda fokus pada kasus yang perlu keputusan.
Mengapa “pesanan saya di mana?” layak punya bot sendiri
- Jawabannya sudah ada. Shopify, WooCommerce, Jubelio, atau Ginee tahu status pesanan; JNE, J&T, SiCepat, atau AnterAja tahu posisi paket. Tidak perlu berpikir, cukup dicek.
- Datang bergelombang. Setelah flash sale, Harbolnas 12.12, menjelang Lebaran, atau saat kurir terlambat, pertanyaan yang sama masuk ratusan kali sehari.
- Pelanggan cemas, bukan sekadar ingin tahu. “Sudah dikirim kemarin via J&T, estimasi tiba Kamis, ini resinya” menenangkan. “Nanti kami kabari” memancing pesan kedua. Untuk pesanan COD, pelanggan juga ingin tahu kapan harus menyiapkan uang.
Apa yang dijawab bot dan apa yang diteruskan
| Pelanggan bertanya | Bot menjawab dengan | Teruskan ke agen bila |
|---|---|---|
| Pesanan saya di mana? | Status, kurir, resi, perkiraan tiba | pesanan terlambat, tertahan, atau hilang |
| Sudah dikirim belum? | Sudah atau belum, dan kapan | status “diproses” melewati janji Anda |
| Bisa ganti alamat? | Yang mungkin pada status ini | selalu, jika belum dikirim |
| Mau retur | Syarat retur dan langkah berikutnya | barang rusak atau ada sengketa |
Mulai dari yang sempit: status dan resi. Tambahkan pertanyaan lain setelah Anda melihat cara pelanggan bertanya.
Aturan WhatsApp yang berlaku
Balasan adalah pesan layanan dan sudah tidak gratis. Saat pelanggan menghubungi Anda, jendela layanan pelanggan 24 jam terbuka; di dalamnya Anda boleh membalas tanpa template pesan. Menurut dokumentasi harga Meta, sejak 1 Oktober 2026 balasan ini (pesan layanan) ditagih per pesan terkirim setelah 1.000 pesan layanan gratis per bulan per nomor bisnis. Bot yang menjawab dalam satu pesan, bukan tiga, juga lebih hemat.
Notifikasi proaktif memakai template. Mengabari “pesanan Anda sudah dikirim” sebelum pelanggan bertanya memerlukan template pesan utility yang disetujui: USD 0,0250 untuk penerima di Indonesia, marketing USD 0,0411 (panduan harga, tarif Meta 1 Oktober 2026). Caranya dijelaskan di panduan webhook WhatsApp. Ingat, “WhatsApp blast” promosi tanpa persetujuan berisiko diblokir; pesan pemasaran perlu persetujuan sesuai UU PDP.
Harus ada jalan ke manusia. Bot yang terus mengulang “maaf, saya tidak mengerti” mengubah pertanyaan sederhana menjadi keluhan. Setelah dua kali gagal, agen CS mengambil alih.
Rencanakan pengecekan sebelum membangun
- Bagaimana menemukan pesanan? Dengan nomor pesanan, nomor telepon, atau keduanya. Nomor telepon praktis, tetapi pelanggan bisa punya beberapa pesanan atau menulis dari nomor lain.
- Alamat mana yang menjawab? API pesanan platform Anda, ERP, atau endpoint kecil yang hanya mengembalikan data yang dibutuhkan bot, pilihan paling aman.
- Seperti apa jawabannya? Tetapkan field:
status,carrier,trackingUrl,estimatedDelivery, dengan daftar status yang tetap. - Bagaimana panggilan diamankan? Token yang hanya bisa membaca pesanan, tidak pernah token yang bisa membuat refund. Endpoint tidak boleh mengembalikan pesanan pelanggan lain.
Langkah demi langkah di MonoChat
MonoChat adalah Meta Business Partner resmi. Sejak versi 3.8.37 (Oktober 2026), alur dapat memanggil sistem Anda dengan node Permintaan HTTP dan menyimpan bagian respons sebagai variabel alur untuk pesan dan kondisi berikutnya.
- Buat alur bot. Buat alur baru, aktifkan Bot?, dan mulai dengan event Pesan Baru Diterima, dengan kondisi kata kunci atau menu.
- Tanyakan nomor pesanan. Node Tanya Jawab: “Boleh dikirim nomor pesanan Bapak/Ibu? Contoh: 10482.” Lewati langkah ini jika mencari dengan nomor telepon.
- Panggil sistem pesanan. Node Permintaan HTTP, metode GET, URL dengan variabel path seperti
https://toko.example.co.id/api/orders/:orderId. Pada otorisasi pilih Bearer Token dan tempel token baca-saja. Aktifkan Pilih Data Contoh dan pilih percakapan terbaru: panel menampilkan setiap variabel dengan nilai aslinya, dan ikon salin menyalinnya sebagai{{key}}. - Simpan yang dibutuhkan balasan. Aktifkan Simpan Variabel Alur dengan nama
order:statusdariresponse.data.status,trackingdariresponse.data.trackingUrl,etadariresponse.data.estimatedDelivery(teks). Coba dengan Uji Permintaan; node baru bisa disimpan setelah uji berhasil dengan pengaturan saat ini. - Balas atau teruskan. Node Jika dengan kondisi Nilai Variabel Alur: jika
order.statussama dengandelayed, lanjut ke Tugaskan Sesi. Jika tidak, Kirim Pesan: “Status pesanan Anda: {{flow.order.status}}. Perkiraan tiba: {{flow.order.eta}}. Lacak paket: {{flow.order.tracking}}” - Tangani kegagalan. Node mengambil keluaran Saat Gagal jika respons bukan 2xx (nomor tidak dikenal biasanya 404), waktu habis (bawaan 10 detik, maksimal 30), atau respons lebih dari 1 MB. Hubungkan ke “Pesanan belum kami temukan, rekan kami akan mengeceknya sekarang” dan Tugaskan Sesi; kondisi Dalam jam kerja sebelumnya membantu menyampaikan kapan agen akan membalas.
Percakapan tetap berada di inbox tim yang sama dengan chat WhatsApp, Instagram, dan Messenger, sehingga agen melihat nomor pesanan, hasil pengecekan, dan riwayatnya.
Jika pelanggan menulis bebas dan mencampur topik, agen AI dengan alat fungsi AI dapat memanggil endpoint yang sama dan menangani retur atau ganti alamat dalam percakapan yang sama. Untuk toko Shopify, asisten status pesanan dan retur menemukan pesanan dari telepon, email, atau nomor pesanan tanpa endpoint sendiri.
Uji seperti pelanggan
- Nomor pesanan salah ketik dan nomor milik pelanggan lain.
- Pesanan yang belum punya resi.
- Endpoint dimatikan, untuk melihat jalur Saat Gagal.
- Pelanggan yang bilang “saya tidak tahu nomor pesanannya”.
Buat akun gratis di app.monochat.ai, hubungkan nomor WhatsApp Anda, dan bandingkan paket di halaman harga. Untuk gambaran lengkapnya, baca panduan layanan pelanggan e-commerce.
Sumber
- Meta for Developers: harga WhatsApp Business Platform (jendela layanan pelanggan, tagihan pesan layanan, dan kuota gratis sejak 1 Oktober 2026; diakses 31 Oktober 2026)
- Pusat bantuan MonoChat: alur, node Permintaan HTTP, variabel alur, dan data contoh
- Changelog MonoChat 3.8.37
Terapkan dengan MonoChat